EUR

Bahasa Indonesia

Bursa taruhan bola Handicap
apa itu bet​
Over under 1.75 artinya
mahabet slot​
Klasemen liga prancis ligue 1
paket parlay sultan piala dunia 2026
Situs bola cacing piala dunia
Indonesia Timnas
alternatif bet365​
toto parlay​
bet777 login​
Klasmen BRI Liga 1 2026 Terbaru hari ini
cmd368 slot​
t6 slot​
Pengundian Piala Dunia 2026: Apa Itu Pot?
sbobet828.online -wins​
Hasil bola Tadi Malam
bet baju​
100 sure over corner prediction
bola88 login
judi bola​
Prediksi Bola yang sering tembus
akun demo

Kapan timnas indonesia main lagi

Ganda Putra Indonesia, Garda Terdepan yang Mulai Goyah

    Ganda Putra Indonesia, Garda Terdepan yang Mulai Goyah

    Turnamen Indonesia Open 2026 akan digelar 2-7 Juni di Istora Senayan, Jakarta dan memasuki tahun penyelenggaraan yang ke-44. Sejak digagas oleh Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) sejak 1982, turnamen ini rutin digelar hingga Indonesia Open masuk ke dalam level superseries pada 1982.

    Dari masa ke masa, skuad bulu tangkis ganda putra Indonesia selalu berhasil melahirkan pasangan-pasangan terbaik di dunia. Jauh sebelum Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo berkuasa, Indonesia sudah menancapkan tradisi juara pada nomor ganda putra sejak era pasangan-pasangan legendaris yakni Tjun Tjun/Johan Wahjudi dan Christian Hadinata/Ade Chandra pada tahun 1970-an.

    Ganda putra termasuk sektor yang selalu menyumbang gelar sejak Indonesia Open pertama digelar pada 1982. Sektor ini tidak meraih gelar pada 1988, 1990, 1993. Setelah itu, ganda putra Indonesia konsisten mengukir gelar pada Indonesia 1994-2001.

    Dua tahun tanpa gelar, selama tiga tahun beruntun ganda putra Indonesia kembali menunjukkan taringnya dengan konsisten mengangkat trofi juara pada 2004-2007. Ganda putra puasa gelar pada Indonesia Open 2007-2012.

    Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan memecah kebuntuan dengan gelar pada Indonesia Open 2013. Setelah itu, pada 2014-2017 ganda putra Indonesia tidak merasakan gelar karena pada 2014-2017 gelar direbut Korea Selatan.

    Sektor ganda putra Indonesia kembali terangkat melalui penampilan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang mulai mengobrak-abrik persaingan di level dunia. Minions, julukan Marcus/Kevin bahkan secara beruntun merebut gelar pada 2018, 2019, dan 2021 secara beruntun.

    Pada 2020, Indonesia Open tidak digelar karena pandemi Covid-19. Setelah 2021, belum ada ganda putra Indonesia yang naik podium kampiun di hadapan publik sendiri di Istora Senayan, Jakarta.

    Ganda putra Indonesia begitu dominan di masa lalu karena memiliki regenerasi yang mulus mulai dari Tjun Tjun/Johan Wahyudi, Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky, Markis Kido/Hendra Setiawan, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Fajar Alfian/Muhammad Ardianto, Fajar/Muhamamd Shohibul Fikri, hingga Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

    Ganda putra Indonesia memiliki variasi permainan dan teknik tinggi, hingga pukulan yang kaya, tidak hanya mengandalkan smash keras, tetapi juga neting, kecepatan, dan permainan taktis.

    Hal ini juga didukung pelatih berkualitas yang meracik pasangan-pasangan baru. Mentalitas dan daya juang tinggi yang bisa menekan lawan juga menjadi faktor Indonesia menjadi rajanya pada sector ganda putra.

    Dominasi ini pudar seiring perkembangan teknologi dan menyebarnya pelatih Indonesia ke berbagai negara. Permainan setiap pemain bisa dianalisis dari video pertandingan.

    Sepertinya mereka sudah tahu bagaimana mengantisipasi permainan atlet-atlet kita.

    Indonesia masih menghadapi persoalan klasik karena ganda masih jadi tumpuan. Karena itu, ganda mengemban tugas berat untuk meraih gelar pada setiap turnamen,” kata legenda ganda Indonesia, Christian Hadinata.

    Dengan kondisi tersebut, Christian mengatakan bahwa Indonesia harus membuat analisis SWOT. SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek.

    Tim harus bahas analisis SWOT saat menghadapi lawan. Misalnya membahas sisi peluang agar memiliki gambaran. Pemain juga harus tahu saat akan bertemu lawan tertentu atau mengondisikan atlet jika menghadapi situasi tak terduga," tutur Christian.

    Christian yang kini menjadi anggota tim ketua umum untuk percepatan pencapaian (TKUPP) PP PBSI itu mengatakan bahwa penurunan prestasi ganda putra karena lawan-lawan sekarang jauh lebih siap.

    “Sepertinya mereka sudah tahu bagaimana mengantisipasi permainan atlet-atlet kita,” ujarnya.

    Faktor mental sering menjadi masalah pebulu tangkis Tanah Air. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto pernah merasakannya. Aspek psikologis semacam ini, menurut dua kali Juara Dunia itu, masih menjadi hal yang sering menjegal para pebulu tangkis top meskipun punya keunggulan secara teknis.

    Semua itu tidak lepas dari perubahan sistem poin menjadi reli yang menuntut konsentrasi tinggi. Pemain kini menjadi tidak boleh lengah sedikit pun, karena poin bisa didapat tanpa harus dengan melakukan servis.

    Ini berbeda dengan kompetisi bulu tangkis di era awal 2000-an ke belakang, di mana poin masih menggunakan sistem pindah bola.

    Menurut saya, pressure (tekanan) sekarang jauh lebih berat dibanding zaman saya. Utamanya, setelah diberlakukan reli poin. Dari sisi mental dan nonteknis, apalagi poin-poin kritis 15 ke atas itu sangat menentukan,” ucap Christian.

    Apalagi main double (ganda), ya empat kali pindah bolanya, Saya servis, ganti partner saya. Kalau mati (tidak dapat poin) masih bisa pindah bola, servis kedua, pindah bola lagi. Jadi tekanannya memang beda,” kata sosok yang telah masuk jajaran BWF Hall of Fame sejak 2001 itu mengenang.

    (Kalau sekarang) bayangkan saja skor 20-19, servis salah (eror) ya sudah gim poin. Kalau dulu tidak terlalu berat buat kami. Sekarang bola tersangkut atau mati ya (perhitungan) poinnya berjalan terus.

    Perjalanan saat berjuang untuk naik bisa diingat kembali dan menjadi motivasi untuk melakukan hal yang sama.

    Paceklik gelar juara Indonesia khususnya di sektor ganda putra yang menjadi sektor kuat Tanah Air, menjadi catatan evaluasi besar.

    Pelatih ganda putra PBSI, Antonius Budi Ariantho, turut mengakui hal yang membuat anak-anak didiknya masih susah menambah gelar. Tahun ini baru Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana yang berhasil menjadi kampiun dan masih pada turnamen BWF World Tour Super 300.

    Koh Anton, sapaan akrabnya, menilai penampilan yang paling cukup berkesan adalah Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Mereka baru debut di All England Open 2026 tetapi berhasil mencapai semifinal. Hanya saja, konsistensi mereka masih kurang. Kedodoran dari faktor yang terlihat di Swiss dan Orleans.

    Secara permainan, mereka menunjukkan potensi yang positif. Namun masih ada beberapa evaluasi, terutama dari sisi non-teknis seperti komunikasi di lapangan, fokus, dan kemampuan menganalisa permainan lawan," ucap Antonius.

    Dari sisi teknis, ia menambahkan bahwa aspek pertahanan (defense) masih perlu diperkuat karena belum cukup aman.

  • Tampilan Cepat
  • Tayangan Ulang Definisi Tinggi
  • Pertandingan seru telah dimulai!
  • Saksikan secara gratis
  • Liputan online 24/7
  • Pasang taruhan kapan saja, di mana saja selama Piala Dunia
Hubungi kami

Kami memproses data pribadi untuk memastikan keamanan akun taruhan Anda dan memberikan layanan VIP terbaik.

Baca selengkapnya

Berita Terkait

lembur kuring bi bet​

situs freebet​

Agen Sbobet88 Resmi Situs Mix Parlay Piala Dunia 2026

parlay bola adalah​

strategi betting bola jalan piala dunia

Prediksi 1X2 Akurat untuk Menentukan Hasil Pertandingan

jadwal manchester united

toto slot bet​

Situs ini dilindungi oleh reCAPTCHA dan Kebijakan Privasi serta Persyaratan Layanan Google berlaku.