EUR
Bahasa Indonesia
Timnas U-17 Indonesia kembali menelan kekalahan dari Cina pada laga uji coba internasional kedua di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Rabu, 11 Februari 2026, malam. Skuad Garuda Muda kalah tipis 2-3 setelah kebobolan pada masa injury time.
Dua gol Indonesia dicetak melalui situasi bola mati. Tendangan bebas Chico Jericho pada menit ke-21 menyamakan kedudukan setelah lebih dulu tertinggal, sementara penalti Miraj Sulaeman pada menit ke-47 membuat skor kembali imbang 2-2. Adapun tiga gol Cina masing-masing dicetak Zhao Songyuan (9’), He Sifan (36’), dan Zhang Bolin (90+4’).
Hasil ini melengkapi kekalahan Indonesia pada pertemuan pertama pekan lalu yang berakhir dengan skor 0-7. Meski demikian, secara permainan, tim asuhan Nova Arianto menunjukkan perkembangan dibanding laga sebelumnya. Intensitas dan organisasi permainan terlihat lebih rapi, serta mampu memberi perlawanan lebih seimbang.
Cina langsung menekan sejak menit awal dan membuka keunggulan pada menit kesembilan. Zhao Songyuan memanfaatkan kelengahan lini belakang Indonesia untuk menaklukkan kiper Noah Duvert dari jarak dekat. Indonesia merespons dan menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas Chico Jericho yang membentur pagar hidup sebelum mengecoh kiper Jiang Chengen. Menjelang turun minum, fokus pertahanan Indonesia kembali goyah. He Sifan mencetak gol pada menit ke-36 setelah memaksimalkan bola liar di depan gawang.
Memasuki babak kedua, Indonesia tampil lebih agresif. Dua menit setelah kick-off, Mierza Firjatullah dilanggar di kotak penalti dan wasit menunjuk titik putih. Miraj Sulaeman menjalankan tugasnya dengan baik untuk mengubah skor menjadi 2-2. Indonesia sempat menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang, termasuk melalui Mierza dan kapten Putu Ekayana. Namun, seperti di babak pertama, konsentrasi yang menurun pada momen krusial berujung petaka. Serangan balik Cina pada menit ke-90+4 diselesaikan Zhang Bolin. Tembakannya sempat ditepis Noah Duvert, tetapi bola memantul dan masuk ke gawang sendiri.
Dua laga uji coba melawan Cina menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih menjelang Piala AFF U-17 2026 pada April serta Piala Asia U-17 2026 pada Mei mendatang. Kurniawan Dwi Yulianto, yang akan menggantikan Nova Arianto sebagai pelatih kepala, diperkirakan telah mencatat sejumlah aspek yang perlu dibenahi.
Indonesia U-17: Noah Duvert; Made Arbi, Pandu Aryo, Putu Ekayana, Zidane Raditya, Chico Jericho, Keanu Senjaya, Miraj Sulaeman, Peres Akwila, Mierza Firjatullah, Sean Rahman. Pelatih: Nova Arianto.
Cina U-17: Jiang Chengen; Li Junpeng, Wang Yiming, Zhang Xuyao, Ailikamu Yilihong, He Sifan, Kuang Zhaolei, Nan Zixun, Wang Heyi, Zhao Songyuan, Zhou Yunuo. Pelatih: Ukishima Bin.
Simpan
Kami memproses data pribadi untuk memastikan keamanan akun taruhan Anda dan memberikan layanan VIP terbaik.
Situs ini dilindungi oleh reCAPTCHA dan Kebijakan Privasi serta Persyaratan Layanan Google berlaku.