EUR
Bahasa Indonesia
Timnas U-23 Indonesia akan berduel melawan Filipina pada laga pertamanya di Grup C SEA Games 2025 pada Senin, 8 Desember 2025. Laga ini digelar mulai pukul 18.00 WIB di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, dan bisa disaksikan secara langsung melalui tayangan televisi RCTI atau platform streaming Vision+.
Tim asuhan Indra Sjafri memiliki waktu lebih panjang untuk mematangkan persiapan menghadapi laga melawan Filipina, karena adanya perubahan jadwal pertandingan. Semula, Indonesia akan melawan Singapura pada Jumat lalu. Namun, jadwal berubah setelah Kamboja mundur dengan alasan keamanan sehingga Garuda Muda baru bertanding pada Senin.
Singapura dipindahkan ke Grup A untuk menggenapkan jumlah tim. Mereka satu grup dengan tim tuan rumah Thailand dan Timor Leste. Sedangkan grup C, yang semula berisi empat tim, menjadi tiga tim. Indonesia bersaing dengan Myanmar dan Filipina.
Para pemain yang sudah berada di Thailand sejak Jumat, 28 November 2025, menjalani latihan intensif selama di sana. "Kami terus berfokus serta mematangkan persiapan dan strategi menjelang laga pertama melawan Filipina," ujarnya, dikutip dari keterangan yang dibagikan tim media Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), 3 Desember lalu.
Skuad Indra yang berisi 23 pemain telah berpindah dari training camp ke Chiang Mai pada Sabtu siang, 6 Desember, menjelang laga pertama. Pelatih berusia 62 tahun itu mengakui perubahan jadwal itu memberi ruang untuk persiapan lebih baik.
Tim sepak bola Indonesia yang berlaga di SEA Games Thailand ini diperkuat tiga pemain abroad atau yang merumput di luar negeri, yakni Ivar Jenner (FC Utrecht), Mauro Zijlstra (FC Volendam), dan Dion Markx (TOP OSS). Semula, Marselino Ferdinan yang kini bermain untuk AS Trencin masuk dalam daftar 23 pemain, tetapi batal bergabung karena cedera hamstring. Sebagai penggantinya, Indra memanggil Rifqi Ray dari Persik Kediri.
Absennya Marselino yang berpengalaman dua kali tampil di SEA Games 2021 dan 2023, mengurangi jumlah pemain alumni yang semula berisi tiga orang. Kini, hanya ada Muhammad Ferarri dari Bhayangkara Presisi Lampung FC dan Ananda Raehan dari PSM Makassar, dua pemain yang menjadi bagian dari skuad peraih medali emas SEA Games Kamboja dua tahun lalu.
Untuk persiapan SEA Games 2025, Indra bekerja keras membentuk tim sejak ditunjuk menjadi pelatih tim Merah Putih di ajang ini oleh PSSI pada akhir September lalu. Ada dua kali pemusatan latihan pada Oktober dan November, dengan empat kali uji coba melawan dua tim, India dan Mali, sebelum memilih 23 pemain.
Meski hasil uji coba tidak ada kemenangan, kalah 1-2 dan imbang 1-1 melawan India, berikutnya kalah 0-3 dan imbang 2-2 melawan Mali, Indra mendapatkan gambaran untuk menyiapkan strategi permainan timnya di pesta olahraga se-Asia Tenggara ini. Salah satu catatan penting, Ivar Jenner yang tampil sebagai kapten di laga melawan Mali, menunjukkan kualitas yang mumpuni dalam memimpin tim dan pergerakannya di lini tengah yang lincah bisa menjadi opsi bagi pelatih.
Selain persiapan yang lebih matang karena perubahan jadwal, pelatih Indra mendapatkan keuntungan bisa mempelajari kekuatan dua lawan yang dihadapi di Grup C karena laga Filipina dan Myanmar digelar lebih dulu pada Jumat lalu. Pertandingan itu dimenangkan oleh Filipina dengan skor 2-0. Pasukan Garrath McPherson menang berkat gol melalui Alex James Weathers Monis dan gol bunuh diri Latt Wai Phone.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji mengungkapkan bahwa pelatih Indra telah menganalisis pertandingan Filipina melawan Myanmar itu. "Sehingga kalau ditanya berkaitan dengan kesiapan tim secara keseluruhan pemain, sudah siap tempur," ujar manajer timnas Indonesia senior itu saat dihubung Tempo pada Minggu, 7 Desember.
Indra yang sebelumnya membawa Indonesia meraih medali emas SEA Games 2023, juga memiliki pengalaman mengalahkan Filipina di babak grup dalam perjalanannya menjadi pemenang. Pada saat itu, Ferarri dan rekan-rekannya menang 3-0 dari tim junior The Azkals.
Mengenai kondisi tim menjelang laga, Sumardji mengungkapkan seluruh pemain timnas U-23 Indonesia dalam kondisi fit dan siap tempur. "Dari sisi mental, para pemain sudah sangat siap dan sudah membangun kekuatan secara utuh, secara bersama-sama di tim ini," kata dia.
Dengan kondisi itu, Indra bisa leluasa dalam menerapkan strategi permainan yang disiapkan untuk menaklukkan Filipina demi mendapatkan tiga poin pertama.
Indonesia: Daffa Fasya (GK), Kadek Arel, Kakang Rudianto, Dion Markx, Raka Cahyana, Ivar Jenner, Rivaldo Pakpahan, Dony Tri Pamungkas, Rahmat Arjuna, Mauro Zijlstra, Rafael Struick.
Pelatih: Indra Sjafri
Filipina: Nicolas Guimaraes (GK), Noah Leddel, Sandro Reyes, Alex Monis, Rosquillo, Dylan Demuynck, Gavin Muens, Antoine Ortega, Mariona, Banatao, Santiago Rublico.
Pelatih: Garrath McPherson
Timnas U-23 Indonesia diprediksi akan berusaha bermain menekan sejak awal babak pertama demi bisa mencetak gol lebih dulu. Di bawah kapten Ivar Jenner, Garuda Muda berpeluang besar bisa mendominasi penguasaan lapangan tengah untuk mengalirkan bola ke depan.
Selain itu, tusukan dari sayap juga akan dioptimalkan ketika membongkar barisan pertahanan lawan. Di barisan pertahanan, tim Merah Putih juga harus bersiap mendapatkan tekanan dan serangan cepat yang mungkin dilancarkan pemain Filipina.
Dengan melihat persiapan yang sudah dilakukan pasukan Indra Sjafri, peluang Indonesia untuk meraih kemenangan rasanya cukup besar.
Simpan
Kami memproses data pribadi untuk memastikan keamanan akun taruhan Anda dan memberikan layanan VIP terbaik.
Situs ini dilindungi oleh reCAPTCHA dan Kebijakan Privasi serta Persyaratan Layanan Google berlaku.