EUR
Bahasa Indonesia
Teknik memegang bet tenis meja seperti menjabat tangan dinamakan shakehand grip. Teknik memegang bet tenis meja merupakan salah satu teknik dasar yang harus dipelajari oleh para pemain tenis meja. Teknik dasar ini menjadi kunci agar pukulan yang dilakukan dapat terarah dengan baik.
Teknik memegang bet sangat penting dalam olahraga tenis meja karena dapat menentukan hasil pukulan. Berikut adalah beberapa teknik memegang bet yang perlu dikuasai:
Shakehand grip adalah cara memegang bet tenis meja yang sering digunakan oleh banyak pemain. Cara ini efektif untuk bermain bertahan dan menyerang. Dengan shakehand grip, pemain dapat dengan mudah memukul kuat ke semua sudut meja. Cara memegangnya seperti orang melakukan jabat tangan. Kesalahan umum dalam belajar grip ini meliputi pukulan forehand atau backhand yang terasa tidak stabil.
Penhold grip tenis meja adalah cara memegang bet seperti memegang pena. Cara ini hanya digunakan pada satu permukaan bet. Penhold grip efektif untuk pukulan forehand tetapi kurang efektif untuk backhand. Grip ini hanya digunakan oleh pemain dengan tipe bertahan.
Seemiller grip, yang juga disebut American Grip, merupakan variasi dari shakehand grip. Cara memegangnya hampir sama dengan shakehand grip, namun pada seemiller grip, bet bagian atas diputar 20 hingga 90 derajat ke arah tubuh, dengan jari telunjuk menempel di sepanjang sisi bet. Kelebihan teknik ini meliputi kemudahan melakukan block, menguasai permainan di tengah meja, mengubah sisi bet saat permainan berlangsung, dan pergelangan tangan yang mudah digerakkan untuk pukulan forehand. Kelemahannya adalah kesulitan melakukan pukulan backhand yang jauh dari meja, kesulitan pukulan sudut, dan tidak efektif untuk bertahan.
Teknik pukulan dalam tenis meja terdiri dari beberapa macam, salah satunya adalah pukulan push, yaitu gerakan memukul bola dengan cara mendorong dan sikap bet terbuka. Pukulan push bertujuan mengembalikan pukulan push dan chop lawan. Teknik ini merupakan perkembangan dari pukulan block dengan kelebihan lebih banyak. Menurut buku Mengenal Tenis Meja oleh David Apriyanto (2012), pukulan push terdiri dari dua macam:
Pukulan forehand push dilakukan dengan berdiri, posisi kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang. Pegang bet dengan tangan kanan, putar bahu ke belakang hingga posisi bet di belakang bawah, lalu ayunkan bet dari kanan bawah ke depan atas sambil menggerakkan lengan dan memutar bahu ke depan.
Pukulan backhand push dilakukan dengan posisi tubuh berdiri, kaki kanan di depan dan kaki kiri di belakang. Pegang bet dengan tangan kanan, putar bahu kanan ke depan hingga bet berada di kiri bawah, lalu ayunkan bet dari kiri bawah ke depan atas dengan memutar bahu kanan ke belakang.
Gerakan memukul bola dengan gerakan mendorong dan sikap bet terbuka ini biasanya digunakan untuk mengembalikan bola putaran rendah yang dekat net atau bola servis backspin rendah. Pukulan push umumnya dipakai untuk defensif, dengan bola dipukul tepat setelah memantul menggunakan bet terbuka.
Demikian teknik memegang bet tenis meja seperti menjabat tangan yang dinamakan shakehand grip.
Simpan
Kami memproses data pribadi untuk memastikan keamanan akun taruhan Anda dan memberikan layanan VIP terbaik.
Situs ini dilindungi oleh reCAPTCHA dan Kebijakan Privasi serta Persyaratan Layanan Google berlaku.