EUR
Bahasa Indonesia
Babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa akhirnya resmi berakhir. Selama periode Maret hingga November 2025, sebanyak 54 negara anggota UEFA bersaing ketat untuk memperebutkan 16 tiket menuju Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Format baru ini membuat zona Eropa menjadi salah satu kualifikasi paling kompetitif dalam sejarah, dengan banyak drama, kejutan, dan kebangkitan negara-negara yang sebelumnya jarang tampil di Piala Dunia. Berikut rangkuman lengkapnya.
Setiap grup hanya mengirim 1 negara sebagai juara grup. Mereka adalah tim-tim yang paling konsisten dan mampu mengatasi tekanan sepanjang tahun kompetisi. Berikut 12 juara grup kualifikasi zona Eropa:
Daftar ini memperlihatkan campuran menarik antara negara tradisional yang kuat dan beberapa negara yang tampil mengejutkan musim ini.
Jerman menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah beberapa tahun yang kurang memuaskan. Dengan perpaduan pemain muda berbakat dan senior yang matang, mereka tampil dominan dan menyapu banyak kemenangan penting. Cara bermain yang lebih modern dan cepat menjadi ciri besar kebangkitan Jerman menuju Piala Dunia 2026.
Inggris tampil hampir tanpa celah. Tim berjuluk “Three Lions” ini memenangkan seluruh pertandingan, bahkan tanpa kebobolan satu gol pun. Lini pertahanan super solid dipadukan dengan lini depan yang tajam membuat Inggris menjadi salah satu favorit kuat jelang Piala Dunia 2026.
Prancis tampil stabil dari awal hingga akhir. Konsistensi mereka menempatkan Prancis kembali sebagai salah satu kekuatan utama Eropa. Kombinasi pemain muda dan senior memberi fleksibilitas taktik yang sangat kuat dan mematikan.
Spanyol menjadi salah satu tim yang mencatat statistik luar biasa. Dengan gaya bermain penguasaan bola yang semakin modern, Spanyol menyapu bersih pertandingan tanpa kebobolan. Dominasi total dari awal hingga akhir.
Portugal berhasil melewati fase transisi generasi dengan sangat mulus. Meski era pemain senior mulai menurun, pemain-pemain muda tampil matang dan penuh determinasi. Mereka mencetak banyak gol dan menjadi salah satu tim tersubur.
Belanda menunjukkan karakter sebagai tim besar yang sangat efisien. Mereka tampil tajam baik dalam serangan balik maupun penguasaan bola. Fokus besar Belanda adalah menjaga momentum ini untuk menampilkan performa solid di putaran final nanti.
Meski generasi emas Belgia telah melewati masa puncaknya, tim ini tetap tampil impresif. Kepercayaan diri, organisasi permainanan, dan eksploitasi serangan sayap membuat mereka konsisten di puncak grup.
Austria menjadi salah satu cerita paling spesial di kualifikasi ini. Mereka lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade. Kebangkitan Austria dipuji banyak pengamat, menandai kebangkitan sepak bola di negara tersebut.
Norwegia tampil sempurna sepanjang kualifikasi. Dengan pemain bintang generasi baru, mereka tampil menekan, cepat, dan efektif. Ini akan menjadi Piala Dunia pertama Norwegia sejak era 1990-an.
Skotlandia menjadi salah satu kisah paling emosional. Setelah penantian panjang selama 26 tahun, mereka akhirnya kembali ke Piala Dunia. Hasil gemilang di laga-laga penentuan menunjukkan mentalitas luar biasa di momen krusial.
Swiss kembali ke ciri khasnya: stabil, kuat, dan rapi. Mereka jarang tampil eksplosif, tetapi hampir tidak pernah tampil buruk. Swiss tetap menjadi tim yang selalu berbahaya di turnamen besar.
Kroasia selalu tampil konsisten di turnamen besar dalam satu dekade terakhir. Generasi baru yang terus bermunculan membuat Kroasia tampil segar dan tetap kompetitif.
Selain 12 negara juara grup, ada 16 tim yang masih memiliki peluang lolos melalui babak play-off.
Beberapa dari kandidat runner-up ini adalah tim besar yang mengejutkan karena gagal menjadi juara grup, seperti Italia, Denmark, dan Polandia.
Tim-tim ini mendapatkan tempat di play-off berdasarkan performa di UEFA Nations League.
Babak play-off yang akan digelar pada Maret 2026 akan menjadi pertarungan hidup-mati bagi 16 negara. Formatnya:
Tidak ada leg kedua, tidak ada kesempatan kedua. Setiap pertandingan adalah final.
Beberapa pertandingan menentukan di fase grup menciptakan drama yang sangat besar:
Laga dramatis berakhir 4–2 untuk kemenangan Skotlandia, mengakhiri penantian panjang mereka tampil kembali di Piala Dunia.
Kemenangan besar Norwegia atas Italia membuat tim Skandinavia itu merebut puncak grup dan memaksa Italia kembali ke jalur play-off.
Imbang 1–1 sudah cukup bagi Austria untuk menuntaskan mimpi tampil kembali di Piala Dunia.
Meski Turki tampil kuat, Spanyol terlalu dominan dan berhasil mengamankan puncak grup tanpa kebobolan.
Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa menegaskan beberapa poin penting:
Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa menciptakan narasi besar: 12 negara mengamankan tiket secara langsung, 16 negara lainnya akan bertarung habis-habisan di play-off, drama besar dipastikan terjadi pada Maret 2026. Dengan performa yang sangat beragam, tidak ada satu pun jalur play-off yang benar-benar mudah. Bahkan negara besar berpotensi tersingkir. Yang jelas, kualifikasi zona Eropa sekali lagi membuktikan bahwa sepak bola Eropa adalah tempat penuh kejutan, ketegangan, dan momen-momen monumental yang akan dikenang selama bertahun-tahun.
Simpan
Kami memproses data pribadi untuk memastikan keamanan akun taruhan Anda dan memberikan layanan VIP terbaik.
Situs ini dilindungi oleh reCAPTCHA dan Kebijakan Privasi serta Persyaratan Layanan Google berlaku.