EUR
Bahasa Indonesia
Piala Dunia 2026 menjadi edisi paling berbeda dalam sejarah karena untuk pertama kalinya melibatkan 48 negara. Format baru ini otomatis membuka peluang lebih besar bagi tim-tim kuda hitam untuk mengejutkan dunia. Dengan semakin meratanya kualitas sepak bola global, beberapa negara non-unggulan justru diprediksi bisa tampil mematikan dan memberikan kejutan besar.
Setelah absen di dua edisi terakhir, Pantai Gading kembali dengan modal impresif, tanpa kebobolan sepanjang babak kualifikasi. Mereka juga semakin percaya diri usai menjuarai AFCON 2024 di kandang sendiri. Beberapa bintang muda seperti Ousmane Diomande, Odilon Kossounou, hingga Simon Adringa membuat tim ini mesti diperhitungkan. Dengan semua komponen yang tersedia, Pantai Gading memiliki peluang membuat kejutan.
Kepemimpinan Marcelo Bielsa diprediksi membuat Uruguay menjadi tim pembawa mimpi buruk. Tim penuh talenta ini terbukti mampu mengalahkan Brasil dan Argentina. Federico Valverde menjadi pemain penting di tim ini.
Swiss konsisten tampil 10% lebih baik dari ekspektasi. Mereka lolos dengan meyakinkan, bahkan finis di atas Swedia yang bertabur bintang. Nama-nama berpengalaman seperti Granit Xhaka dan Manuel Akanji menjadi tulang punggung di tim ini, ditambah Gregor Kobel yang kini menggantikan Yann Sommer.
Senegal dapat dianggap sebagai salah satu tim Afrika terkuat saat ini. Mereka telah menumbangkan Inggris dan Brasil dalam beberapa tahun terakhir. Sadio Mane dan Kalidou Koulibaly dapat menjadi teladan yang baik bagi generasi baru seperti Nicolas Jackson, Iliman Ndiaye, Ismaila Sarr, hingga Pape Matar Sarr.
Ekuador datang dengan lini pertahanan solid. Namun masalah yang hingga kini masih menghantui tim ini adalah tumpulnya lini depan. Ketergantungan pada Enner Valencia mengingatkan pada Paraguay 1998 yang kuat bertahan, tetapi kesulitan mencetak gol.
Setelah tampil sebagai runner-up di Copa America, Kolombia terus menunjukkan performa impresif. Sejumlah pemain seperti James Rodriguez, Luis Diaz, serta Jhon Duran membuat Kolombia layak diperhitungkan, terutama setelah bangkit dari kegagalan lolos ke Qatar 2022.
Duet Erling Haaland dan Martin Odegaard menjadikan Norwegia sebagai salah satu tim paling mengerikan di Piala Dunia 2026. Selain dua pemain tersebut, kini semakin banyak pemain Norwegia menembus lima liga top Eropa. Mereka mengalahkan Italia dua kali dan kembali ke Piala Dunia sejak 1998. Namun ekspektasi berlebihan bisa menjadi jebakan, mirip dengan perjalanan Belgia sebelum 2014. Meski begitu, Norwegia tetap mampu menumbangkan banyak lawan berkat mesin gol bernama Haaland.
Finalis semifinal 2022 ini tidak hanya mempertahankan kekuatan, tetapi justru semakin berkembang. Regenerasi berjalan mulus lewat pemain muda seperti Bilal El Khannouss, Amine Adli, dan Eliesse Ben Seghir. Kehadiran Brahim Diaz yang memilih Maroko menambah kedalaman serangan. Dengan fondasi pertahanan yang kokoh dan prestasi tim junior yang meningkat, Maroko bisa menjadi kuda hitam paling mematikan di Piala Dunia 2026.
Simpan
Kami memproses data pribadi untuk memastikan keamanan akun taruhan Anda dan memberikan layanan VIP terbaik.
Situs ini dilindungi oleh reCAPTCHA dan Kebijakan Privasi serta Persyaratan Layanan Google berlaku.