EUR
Bahasa Indonesia
Publik sepak bola Indonesia mendapat kabar yang disambut antusias menjelang gelaran FIFA World Cup 2026. Pemerintah memastikan TVRI menjadi pemegang hak siar resmi untuk menayangkan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 secara gratis melalui layanan free-to-air di Indonesia.
Kepastian itu kembali ramai diperbincangkan pada Selasa, 12 Mei 2026, setelah Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan penegasan melalui video resmi bahwa siaran Piala Dunia di TVRI merupakan bagian dari tugas negara untuk menghadirkan hiburan berkualitas bagi masyarakat luas.
“Ini adalah bentuk komitmen pemerintah agar masyarakat bisa menikmati Piala Dunia tanpa biaya tambahan, termasuk warga di daerah pelosok,” ujar Meutya dalam pernyataan resminya.
Ajang FIFA World Cup 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selama turnamen berlangsung, TVRI akan menyiarkan seluruh 104 pertandingan melalui kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport.
Tidak hanya fokus pada siaran utama, TVRI juga menyiapkan program pendukung untuk masyarakat. Salah satunya melalui program “Bola Gembira” yang membuka registrasi resmi bagi penyelenggara nonton bareng atau nobar. Menariknya, pelaku UMKM mendapat kebijakan khusus berupa pembebasan biaya lisensi selama kegiatan tidak melibatkan sponsor komersial.
Di sisi lain, media massa juga diperbolehkan menggunakan cuplikan pertandingan berdurasi maksimal 90 detik untuk kepentingan pemberitaan. Kebijakan tersebut dinilai memberi ruang lebih luas bagi penyebaran informasi dan atmosfer Piala Dunia di berbagai daerah.
Antusiasme publik semakin meningkat setelah sejumlah akun resmi pemerintah daerah dan lembaga penyiaran serentak mengedukasi masyarakat mengenai akses siaran digital. Warga yang menggunakan televisi digital hanya perlu melakukan pemindaian ulang kanal, sementara pengguna televisi analog dianjurkan memakai set top box agar dapat menikmati siaran dengan kualitas optimal.
TVRI juga sebelumnya menggelar talkshow bertema “Piala Dunia dan Harapan Publik 2026” yang membahas kesiapan infrastruktur digital nasional demi memastikan siaran dapat diterima hingga wilayah terluar Indonesia. Langkah ini disebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan akses hiburan yang merata bagi seluruh masyarakat.
Sumber: go
Simpan
Kami memproses data pribadi untuk memastikan keamanan akun taruhan Anda dan memberikan layanan VIP terbaik.
Situs ini dilindungi oleh reCAPTCHA dan Kebijakan Privasi serta Persyaratan Layanan Google berlaku.