EUR
en
Pompa lumpur (mud pump) adalah alat yang digunakan untuk memindahkan cairan dalam pekerjaan pemboran dan workover. Dokumen ini menjelaskan dua jenis pompa utama, yaitu pompa dengan perpindahan.
Pompa ialah alat yang bekerja secara mekanis untuk memindahkan/mengalirkan benda cair (liquid) dari suatu tempat ketempat lainnya. Pada prinsipnya, pompa dapat dibagi atas 2 (dua) golongan : 1. Positive Displacement Pump. 2. Centrifugal Pump. 1. Positive Displacement Pump adalah pompa yang mempunyai jumlah fluida yang dipindahkan sama dengan volume benda yang memisahkannya (Archimedes). Positive Displacement Pump ini dapat digolongkan menjadi 2 (dua) jenis : a. Reciprocating Pump. b. Rotary Pump. a. Reciprocating Pump adalah pompa yang bekerja dengan gerakan maju mundur (reciprocating motion), sebagai contoh : a.1. Piston Pump a.2. Plunger Pump a.3. Diaphragm Pump
Rotary Pump adalah pompa yang bekerja dengan gerakan putaran gigi-gigi, sebagai contoh : b.1. Gear Pump b.2. Lobe Pump b.3. Sliding Pump b.4. Screw pump a.1. Piston Pump Piston Pump adalah pompa yang menggunakan piston untuk memindahkan cairan (liquid). Cara kerjanya adalah dengan piston yang bergerak maju mundur (reciprocating motion). Piston Pump inilah yang sering digunakan didalam pekerjaan pemboran (drilling) dan kerja ulang (workover). Ditinjau dari jumlah pistonnya, maka pompa ini dapat dibagi atas: 1. Simplex Pump : memiliki 1 buah piston. 2. Duplex pump : memiliki 2 buah piston (sering digunakan). 3. Triplex Pump : memiliki 3 buah piston (sering digunakan). 4. Quintuplex Pump : memiliki 4 buah piston. Jika dilihat dari cara kerjanya, maka piston pump dapat dibagi atas : 1. Single Acting: Pompa yang sewaktu menghisap dan memompa menggunakan piston pada sisi mukanya saja.
Pada Single Acting Pump terdapat 1 intake valve dan 1 discharge valve dan valve ini berfungsi sebagai check valve.
Pompa ini menggunakan kedua sisi dari piston baik untuk menghisap maupun memompa.
Perbedaan antara Single Acting Pump dengan Double Acting Pump : Single Acting Pump (Triplex Pump) Debit/rate pemompaan cukup besar. Discharge pressure bisa lebih tinggi dari double acting. Double Acting Pump (Duplex Pump) Debit/rate pemompaan bisa lebih besar dari single acting pump. Discharge pressure cukup tinggi.
3 piston 2 piston
Bookmark
Daniel Féau processes personal data in order to optimise communication with our sales leads, our future clients and our established clients.
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.